<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="0.91">
  <channel>
    <title>alee</title>
    <link>http://langitbiru.blogdrive.com/</link>
    <description>prasasti diri</description>
    <lastBuildDate>Wed, 24 May 2006 04:51:55 PDT</lastBuildDate>
    <generator>http://www.blogdrive.com</generator>
    <copyright>Copyright 2006.</copyright>
    <category>Computers &amp; Internet</category>
    <category>Islam</category>
    <item>
      <title>woro-woro....</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/26.html</link>
      <pubDate>Tue, 23 May 2006 21:43:46 GMT</pubDate>
      <description>KARENA SUATU ALASAN,
MAKA BLOG INI DINYATAKAN
TIDAK BEROPERASI LAGI...
SEGALA ISINYA AKAN DIPINDAHKAN
KE: http://alee-prasasti.blogspot.com
TERIMA KASIH ATAS SEGALA ATENSI,
MOHON MAAF ATAS SEGALA KHILAF...
-alee-</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=26</comments>
    </item>
    <item>
      <title>perempuan di akhir malam</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/24.html</link>
      <pubDate>Thu, 13 Apr 2006 17:35:34 GMT</pubDate>
      <description>Kemana risalah ini ku alamatkan,

Kalau rindumu pada malam

Selalu hanyut oleh hujan

Atau memang tak pernah ada kesempatan

Bagi kunang-kunang suluhi jalannya sendiri.



Pun hujan tak pernah bosan merajah 

Wajahmu yang pucat di bias purnama.

Dan mengalirkan senyum manismu

Di sepanjang peristiwa dimana

Sajak ini tercipta.



Aku menunggumu di ujung malam

Di sela pengharapan,

bahwa kau pun menulis hikayat yang sama
 </description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=24</comments>
    </item>
    <item>
      <title>sekarat</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/23.html</link>
      <pubDate>Sun, 09 Apr 2006 05:32:45 GMT</pubDate>
      <description>mungkin,
sekali lagi mungkin...
purnama menyimpan ruhku di laci almari
tatkala bulan sudah bermetamorfosa
sebentuk clurit...
aku sengit menjerit
di tepi kematian yg menghimpit...
adakah setangkup pinisilin
tuk sekedar basuh luka ini?
atau sebaiknya sekarat saja
sampai purnama menyapa…</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=23</comments>
    </item>
    <item>
      <title>kesana ku menuju</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/22.html</link>
      <pubDate>Wed, 15 Mar 2006 16:17:25 GMT</pubDate>
      <description>ku lajukan langkahku
ke bayang senjamu,
berharap rindu masih tertanam
meski gelap menyergap…</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=22</comments>
    </item>
    <item>
      <title>surat cinta untukmu</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/21.html</link>
      <pubDate>Tue, 14 Mar 2006 14:40:41 GMT</pubDate>
      <description>surat cinta yang ku tulis untukmu,
di atas sajadah.
makin luntur karena uzur,
atau mata ini telah lamur
karena kerapkali tersiram gerimis.
mungkin tak pernah ada yang bisa terucap,
karena mulutku terlibas pesonamu...
...</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=21</comments>
    </item>
    <item>
      <title>saat yang dinantikan</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/20.html</link>
      <pubDate>Thu, 15 Dec 2005 15:07:11 GMT</pubDate>
      <description>mungkin hujan malam ini
memberi tanda pada musim,
bahwa saatnya memulai cerita,
meski cuma tiga kata:

saatnya memeluk cinta....</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=20</comments>
    </item>
    <item>
      <title>rasa dan logika</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/19.html</link>
      <pubDate>Wed, 14 Dec 2005 13:35:41 GMT</pubDate>
      <description>pun hujan tak pernah tahu sejarahnya sendiri, 
mengapa dia tiba kala senja sempurna
di balik cakrawala,
seperti kita tak pernah tahu
perseteruan rasa dan logika
di malam yang tak bertepi....
 
&quot;fay, aq turut prihatin atas fitnah yang kau terima, smg dia segera menginsafi perbuatannya...&quot;</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=19</comments>
    </item>
    <item>
      <title>sketsa 1000 bulan</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/18.html</link>
      <pubDate>Fri, 25 Nov 2005 18:22:11 GMT</pubDate>
      <description>kerinduanku pada malam kian dalam

tuk sekedar bertemu denganmu

dalam 1000 bulan

...
Ku mohon padamu, kekasih
jangan biarkan kemesraan ini pergi.
biarkan ku nikmati percumbuan
di malam-malam panjangmu.
biarkan ku tenggelam
dalam 1000 cahaya cintamu
yang berpendar di setiap hela
napas terakhirku…
 
tiba-tiba kita berada di persimpangan,
antara senyum dan air mata.
belum puas kerinduan ini bercumbu
di malam panjangmu
dan mengecap manisnya 1000 cintamu…
 
kau menghilang ketika fajar mengeja namamu…
 
Akhirnya fajar menelan 1000 cintamu,
Tinggalkan 1000 rindu
yang kau... (more)</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=18</comments>
    </item>
    <item>
      <title>matahari dan bulan</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/17.html</link>
      <pubDate>Fri, 25 Nov 2005 11:15:20 GMT</pubDate>
      <description>matahari adalah merah

dan bulan adalah biru,

seperti rinduku-dan-mu

pada waktu yang berlalu,

berharap dapat mengubahnya

menjadi sejarah baru.

tapi matahari tetap merah

dan bulan tetap biru,

seperti rinduku pada heningmu...</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=17</comments>
    </item>
    <item>
      <title>menunggu</title>
      <link>http://langitbiru.blogdrive.com/archive/13.html</link>
      <pubDate>Tue, 25 Oct 2005 18:30:06 GMT</pubDate>
      <description>duduk bersimpuh,

mengatup mata menutup telinga.

melantunkan kata-kata pujian

di setiap tetes embun pagi,

di sela kicau binatang malam.

pasrah melewati setiap detik ketetapan

berteman hening di ruang do'a,

berharap kan datang...

dari sebuah mimpi.</description>
      <comments>http://langitbiru.blogdrive.com/comments?id=13</comments>
    </item>
  </channel>
</rss>
