mungkin,
sekali lagi mungkin...
purnama menyimpan ruhku di laci almari
tatkala bulan sudah bermetamorfosa
sebentuk clurit...
aku sengit menjerit
di tepi kematian yg menghimpit...
adakah setangkup pinisilin
tuk sekedar basuh luka ini?
atau sebaiknya sekarat saja
sampai purnama menyapa…